Selasa, 19 Juli 2011

Baru Lagi, Buat Master Chassis Lagi...

Senin, 18 Juli 2011. Puji Tuhan, bulan ini masuk tiga proyek baru lagi. Ketiganya berbeda, tak mengapa. Tetap saya syukuri. Bakalan capek membuat tiga master chassis baru lagi, juga tak mengapa. Satu-dua hari penuh akan habis hanya untuk mengerjakan mastering untuk ketiga top plate chassis itu, tak apa-apa lah...

Pekerjaan desain untuk penerima jasa custom made seperti saya ini memang ada beberapa tahap. Yang pertama, saya harus mendesain sirkuit. Kedua membuat budget (bill of materials, BoM) sekaligus mengumpulkan semua parts & components. Ketiga, menuangkannya ke dalam desain tata letak (layout) chassis.


Dalam proses pembuatan tata letak, saya tidak menggunakan komputer tapi cara kuno: permanent pen, penggaris, siku, dan jangka sorong. Ini tak akan kalah presisi dibandingkan cara komputer. Kelihatannya pekerjaan sepele, tetapi bagi yang belum berpengalaman, bisa butuh berhari-hari dan menghabiskan beberapa skenario tata letak.

Sebelum pekerjaan penarikan garis dan penentuan hole cross, saya membuat simulasi real. Komponen-komponen, terutama yang berbadan besar, trafo, soket tabung, dan terminal/konektor, saya letakkan langsung di atas rencana top plate.

Setelah mempelajari kepentingan konstruksi, distribusi beban, pengkabelan, dan keindahan, baru saya melakukan pekerjaan penandaan presisi. Semua parts diukur dengan jangka sorong. Trafo langsung di-mal dengan sampel "e-i core" yang sesuai.

Jadilah sebagaimana contoh foto di atas. Setelah dicek-ulang, lanjut ke pekerjaan drilling, cutting, dan lain-lain. Setelah master jadi, baru di-clone ke plat lainnya yang akan dipakai. Master selanjutnya disimpan untuk kebutuhan berikut. Di workshop saya, ada puluhan plat master begini.

Ah... saya ini, pekerjaan sepele cara kuno begini kok diceritain di blog. Apa nggak malu tuh sama teman-teman yang hebat-hebat pakai cara komputer segala? Pakai cara laser segala? Emang gue pikirin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan isi komentar Anda....