![]() |
| EI Lamination Chart |
"Kern 32 kalau pakai "cara londo" itu ukuran berapa, Pak Alex?""Kern EI nomor 38 itu berapa panjang, lebarnya, Pak?""Lubang baut-nya berapa mm?"
May, 2026: Ada beberapa pertanyaan serupa yg masuk ke saya dan LJ, baik melalui WA maupun di kamar chat Tokopedia, Shopee. Beberapa di antaranya terkesan tak sabar menunggu jawaban, seolah-olah saya ini "AI chat-bot" yang selalu siap menjawab cepat, hehe... Saya masih ada pekerjaan lain, kawan... Terutama saat sedang design, budgeting atau sedang pengukuran, sama sekali saya tidak mau ada interupsi.
Well, daripada susah-susah, saya tulis saja di blog AudioTronika kesayangan ini supaya memudahkan saya dan teman-teman semua yang membutuhkan.
Kata "kern" berasal dari bahasa Belanda (kern) atau bahasa Jerman (Kern) yang berarti inti atau pusat.Dalam konteks teknik listrik di Indonesia, istilah ini diserap dari literatur teknik Belanda pada masa lampau untuk menyebut bagian inti besi (core) pada transformator. Secara etimologis, kata ini berakar dari bahasa Jermanik Kuno yang juga menjadi asal kata "kernel" dalam bahasa Inggris (berarti inti biji atau bagian terdalam dari sesuatu).
Kalau kode internasionalnya? Lihat kolom A pada tabel di atas, itulah kodenya. Jadi, kern 32 = 96 atau secara internasional disebut dengan kern EI tipe EI-96 --sekaligus sebagai panjang kern (core). Jadi, Indonesia umumnya menggunakan pengkodean dari "lebar lidah" sedangkan internasional menggunakan panjang kern.
Sebetulnya mudah untuk mengingat relasi keduanya. Jika Anda terbiasa menggunakan pengkodean, misalnya kern 32, maka untuk mengetahui kode internasionalnya cukup mengalikannya dengan 3 (rasio x3) = 32x3= 96. Beres.
“Catatan: Rumus ini berlaku untuk seri EI standar konvensional; beberapa manufaktur dapat memiliki toleransi atau nomenklatur berbeda. Karena kadang ada kern non-standar atau produksi custom.”
Ya, informasi dimensi ini paling sering kita butuhkan, seperti untuk membuat layout pada chassis atau saat mencari penutup (cover) trafo/choke.
Lihat tabel, khususnya kolom A dan B. Itulah panjang dan lebar kern trafo/choke. Untuk kern 32 (EI-96) misalnya, adalah 96x80mm.
Berapa luas celah gulungnya?
Ukuran celah gulung (window area) ini seharusnya hanya dibutuhkan oleh para winder atau pembuat trafo/choke. Pasti sudah punya tabel atau info lengkap. Namun untuk yg sedang mencoba belajar jadi winder, info ini jelas dibutuhkan saat menghitung atau mencari koker (bobbin) yang pas.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silakan isi komentar Anda....